Mengetahui Resiko Pemberian Kroto Pada Burung Cendet

Mengetahui Resiko Pemberian Kroto Pada Burung Cendet

https://www.senapananginpedia.com

Kroto sebagai makanan burung-burung cendet trotol tidak hanya bisa membuatnya lebih gesit dan cepat ngeriwik. Tapi juga bisa membuatnya lebih ngepong. Kroto juga bisa memenuhi kebutuhan burung pada nutrisi setiap hari. Dengan demikian, kesehatan burung bisa sangat dipelihara.

Menurut https://www.senapananginpedia.com Selain itu, kroto juga dapat membuat cendet trotol tumbuh dan berkembang untuk maksimum. Jadi, tidak mengherankan bahwa banyak orang membutuhkan burung cendet harus diloloh dengan kroto dibandingkan dengan tipe EF yang lain.

Anda perlu tahu, di balik manfaat begitu banyak, kroto di burung di sana trotol juga memiliki banyak risiko. Namun, risiko yang terjadi jika Anda memberikannya secara berlebihan.

1. Serak

Risiko pemberian kroto di sana akan terlalu banyak yang akan berpengaruh pada kualitas suaranya. Penyediaan kroto yang berlebihan tidak hanya burung dewasa manjadikannya berpotensi mengalami serak.

Cendet dewasa yang lebih tua atau trotol juga sangat berpotensi mengalami hal yang sama. Terutama ketika kroto diberikan kurang bersih atau sudah basi.

Untuk menyembuhkan serak, diperlukan perawatan khusus dengan periode yang relatif panjang. Oleh karena itu, meskipun tidak termasuk penyakit serius, gangguan kesehatan di sana trotol ini menjadi hal yang menakutkan.

2. Tetelo Atau Epilepsi

Risiko pemberian kroto pada cendet dapat terkena tetelo atau epilepsi. Tapi kadang-kadang penjaga tidak menyadari masalah kelebihan makanan tambahan untuk burung-burung ini.

Untuk burung yang masih ada trotol sering diberikan kroto atau diberikan kroto dalam jumlah yang terlalu banyak hal ini dapat risiko dari mengalami tetelo. Dugaan yang kuat, itu juga disebabkan karena faktor kroto protein dianggap terlalu tinggi . Di situlah burung cendet trotol tidak kuat. Jadi dari itu datang penyakit yang disebut tetelo.

Jika Anda melihat, kasus tetelo bahwa yang terjadi pada cendet trotol sangat banyak. Apa yang lebih untuk ada terlalu banyak asupan EF ketika dibandingkan dengan penyediaan voer.

Oleh karena itu, ketentuan makanan tambahan dalam bentuk kroto di sana trotol harus diatur. Bagi pembberian, setidaknya sekali dalam seminggu dengan setengah sendok teh tiap kali masuk.

3. Ciak Ekor

Ciak ekor termasuk risiko pemberian kroto di burung cendet. Dan penyakit ini juga bukan kasus langka di burung ini. Hal ini biasanya disebabkan karena asupan terlalu tinggi protein, seperti kroto.

Untuk kroto sangat tinggi dalam protein, jadi ada burung di sana trotol tidak mampu menahan efek panas dari makanan dalam bentuk kroto tersebut. Oleh karena itu, Anda dapat memberikan cukup, sehingga tidak buruk.

Jadi, sebelum memberikannya Anda perlu terlebih dahulu memahami karakter jenis burung bahwa anda akan memberikan jenis makanan tambahan yang memiliki protein tinggi ini.

Leave a Reply