Tatacara Menggelar Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan

Apabila orang awam hanya sekedar tahu bahwa aqiqah anak itu hanya berupa penyembelihan hewan kambing itu tidak salah namun juga tidak seratus persen benar, karena dalam menggelar acara aqiqah untuk anak perempuan maupun laki-laki memili tata cara sesuai ajaran agama islam, simak ulasana berikut ini agar anda lebih memahami aqiqah yang sesungguhnya.

  1. Penyembelihan kambing
    Jika jaman dahulu menyembelih kambing aqiqah dilakukan sendiri atau meminta tolong orang lain yang bisa melakukan hal tersebut dengan memberikan upah, beda halnya aqiqah masa kini, dimana penyelenggara aqiqah lebih memilih menggunakan jasa Nur aqiqah jogja untuk mengurus dari pemilihan kambing aqiqah yang sesuai syariat islam, penyembelihan, hingga pemotongan daging kambing. Jumlah kambing aqiqah untuk anak laki-laki adalah 2 ekor kambing yang wajib di sembelih, beda halnya dengan acara aqiqah anak perempuan, kambing yang disembelih cukup seekor saja. Kambing yang dikurbankan dalam acara aqiqah, baiknya sudah yang cukup umur, dalam keadaan sehat serta tidak adanya cacat fisik. Sebelum kambing disembelih, baiknya membaca doa terlebih dahulu, BISMILLAHI WA BILLAHI, ALLAHUMMA ‘AQIQATUN ‘AN FULAN BIN FULAN, LAHMUHA BILAHMIHI SI AZHMIHI, ALLAHUMMAJ’ALHA WIQAAN LIALI MUHAMMADIN ‘ALAIHI WA ALIHIS SALAM. yang artinya : Dengan nama Allah serta dengan Allah, aqiqah ini dari fulan bin fulan, dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, jadikan aqiqah ini sebagai tanda kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW.
  2. Memasak daging kambing aqiqah
    Membagikan daging aqiqah sebaiknya sudah dalam bentuk masakan, beda halnya dengan pembagian daging disaat hari raya idul adha dimana daging dibagikan secara mentah. Untuk urusan masak memasakan daging kambing aqiqah ini “Nurul Aqiqah” adalah ahlinya, karena jasa aqiqah ini memiliki tenaga masak atau koki profesioanl yang mampu menyelesaikan pesanan masakan tepat waktu, mampu mengolah daging kambing menjadi menu masakan yang variatif, bercita rasa tinggi, daging kambing tidak alot serta daging tidak bau prengus, selain itu masakan yang dihasilkan terjamin kebersihannya serta terjamin kehalalannya, karena jasa aqiqah telah mengantongi sertifikasi halal dari lembaga terkait, serta dalam pelaksanan segal proses yang ada, jasa aqiqah ini tidak sedikitpun meninggalkan syariat agama islam yang berlaku mengenai pelaksanaan aqiqah.
  3. Memakan sebagaian daging aqiqah
    Hadis Al-Bayhaqi “sudah jelas disebutkan bahwa daging aqiqah sebagian dimakan, sedangkan sebagiannya lagi dibagikan kepada orang-orang”.
    Tata cara pembagian daging aqiqah hampir kirip dengan pembagian dagig kurban di saat harai raya idul adha, dimana sebagian daging aqiqah diberikan kepada keluarga muslim yang menggelar acara aqiqah,s sedangkan sisanya diberikan kepada tetangga maupun fakir miskin.
  4. Mengumumkan nama anak dan mencukur rambutnya saat aqiqah digelar
    Dalam ajaran agama islam menganjurkan saat dilaksanakan aqiqah wajib mengumumkan nama anak serta dicukurnya rambuta anak yang di aqiqah.
  5. Mendoakan anak yang diaqiqahi
    Mendoakan anak yang diaqiqahi denagn membaca doa “U’IIDZUKA BI KALIMAATILLAAHIT TAMMAATI MIN KULLI SYAITHOONI WA HAAMMAH. WA MIN KULLI ‘AININ LAAMMAH” yang artinya : Saya perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang Perkasa, dari tiap-tiap godaan syaitan, serta tiap-tiap pandangan penuh kebencian.

Leave a Reply