Ciri-ciri Kematian Menurut Islam

“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan sebetulnya akan disempurnakan pahala kalian pada hari akhir zaman. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka dia benar-benar telah beruntung. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS. Al-Imran: 185) 

Demikian kutipan dari QS. Al-Imran: 185. Kematian ialah suatu hal yang mutlak akan dihadapi makhluk hidup di dunia. Bila telah digariskan waktunya, siapapun,kapanpun, dan dimana saja kematian akan konsisten menjemput.Keranda Jenazah

Sekali-sekali muncul firasat dari sahabat, keluarga, ataupun orang-orang terdekat mengenai kematian seseorang. Firasat ini kemudian dihubungkan dengan pedoman-pedoman kematian.
Bila anda mencari pedoman-pedoman kematian berdasarkan Islam di kolom pencari dunia maya hasil yang anda dapatkan akan merujuk pada pedoman-pedoman 100 hari memasuki kematian. Tetapi apakah pedoman-pedoman hal yang demikian benar originalitasnya?

Umumnya tubuh mengalami beragam perubahan yang lazimnya kelihatan secara lahiriah memasuki seseorang meninggal dunia. 

Jadi, penting untuk mengetahui pedoman-tandanya, agar keluarga dan orang yang ditinggalkan dapat lebih mempersiapkan diri secara mental. 

Padahal pada praktiknya, mendapatkan kenyataan bahwa orang terkasih akan langsung meninggalkan Anda hingga kapan malah tidak akan pernah membikin Anda siap.

Tetapi, dengan mengetahui ciri-ciri fisiknya, Anda dan keluarga dapat melaksanakan perawatan yang dapat meringankan saat orang terkasih Anda mengalaminya.
Pedoman-pedoman perubahan lahiriah seseorang memasuki kematian 

Tidak seluruh orang yang meninggal mengalami ciri-ciri ini, terpenting orang yang meninggal secara mendadak. 
Akan tapi, ciri-ciri ini ialah pedoman umum yang lazimnya terjadi pada orang yang mendekati ajal.
Perubahan pada jantung dan metode peredaran tubuh 

  1. Aliran darah melambat
    Karena aliran darah bermasalah, kulit akan kelihatan seperti berbintik-bintik dan mengalami perubahan warna.  https://jualkerandaambulance.com
  2. Bintik dan warna kebiruan pada kulit yang kelihatan di bagian atas tubuh, ialah dari pinggul hingga kepala, mencirikan pedoman kematian yang lebih dekat diperbandingkan dengan perubahan yang kelihatan di bagian bawah tubuh.
  3. Bila Anda melihat ciri ini, usahakan untuk memberikan perawatan pada kulit yang terkena, umpamanya dengan memberikan pelembap. 
    Kecuali itu, Anda juga dapat menanyakan apakah orang terkasih Anda mengalami ketidaknyamanan tertentu sehingga Anda dapat melaksanakan perawatan yang ideal pantas keluhan.
  4. Menurunnya aliran darah di serebral otak
    Kondisi ini mengakibatkan seseorang mengalami penurunan tingkat kesadaran. 
    Kecuali itu, kondisi ini juga membikin seseorang merasa mengantuk terus menerus dan terkadang mengalami disorientasi (bingung). 
    Bila orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka biarkan dia beristirahat. 
    Tetapi, konsisten pantau kondisinya, siapa tahu dia membutuhkan pertolongan.
  5. Penurunan output jantung dan volume cairan dalam pembuluh darah 
    Dalam kondisi ini seseorang terkadang mengalami takikardia, atau denyut jantung di atas normal saat beristirahat. 
  6. Bila orang normal berdenyut 60-100 kali per menit, maka orang yang mengalami takikardia lazimnya lebih dari 100 denyut per menit. 
  7. Kecuali itu, kondisi ini juga mengakibatkan seseorang mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah yang dapat mengakibatkan kegagalan organ.
    Penurunan fungsi pada metode kemih
    Pada kondisi ini, seseorang mungkin akan mengalami inkontinensia air kemih (mengompol). 
    Anda perlu menjaga orang terkasih Anda agar konsisten bersih dan kering. 
    Pakaikan popok untuk menghindari penggantian celana yang terlalu sering kali yang mungkin membuatnya tidak nyaman.
    Perubahan selera makan
  8. Tidak berharap makan
    Pada kondisi ini, lazimnya orang yang sakit keras akan mengalami penurunan selera makan dan minum. 
    Bila ini akan berakibat pada penurunan berat badan dan dehidrasi. 
    Bila seseorang mengalami hal ini, jangan memaksanya untuk makan atau minum. 
    Akan tapi, konsisten pantau asupan makanan dan cairan agar konsisten tercukupi.
  9. Mengalami kesulitan makan 
    Umumnya seseorang di kondisi ini akan mengalami sebagian kesulitan saat makan seperti makanan tidak ditelan, tersedak, dan batuk-batuk setelah makan. 

GridPop.id – Umumnya tubuh mengalami beragam perubahan yang lazimnya kelihatan secara lahiriah memasuki seseorang meninggal dunia. 
Jadi, penting untuk mengetahui pedoman-tandanya, agar keluarga dan orang yang ditinggalkan dapat lebih mempersiapkan diri secara mental. 
Padahal pada praktiknya, mendapatkan kenyataan bahwa orang terkasih akan langsung meninggalkan Anda hingga kapan malah tidak akan pernah membikin Anda siap.

Tetapi, dengan mengetahui ciri-ciri fisiknya, Anda dan keluarga dapat melaksanakan perawatan yang dapat meringankan saat orang terkasih Anda mengalaminya.
Pedoman-pedoman perubahan lahiriah seseorang memasuki kematian 
Tidak seluruh orang yang meninggal mengalami ciri-ciri ini, terpenting orang yang meninggal secara mendadak. 
Akan tapi, ciri-ciri ini ialah pedoman umum yang lazimnya terjadi pada orang yang mendekati ajal.
Perubahan pada jantung dan metode peredaran tubuh

 

  1. Aliran darah melambat
    Karena aliran darah bermasalah, kulit akan kelihatan seperti berbintik-bintik dan mengalami perubahan warna. 
    Bintik dan warna kebiruan pada kulit yang kelihatan di bagian atas tubuh, ialah dari pinggul hingga kepala, mencirikan pedoman kematian yang lebih dekat diperbandingkan dengan perubahan yang kelihatan di bagian bawah tubuh.
    Bila Anda melihat ciri ini, usahakan untuk memberikan perawatan pada kulit yang terkena, umpamanya dengan memberikan pelembap. 
    Kecuali itu, Anda juga dapat menanyakan apakah orang terkasih Anda mengalami ketidaknyamanan tertentu sehingga Anda dapat melaksanakan perawatan yang ideal pantas keluhan.
  2. Menurunnya aliran darah di serebral otak
    Kondisi ini mengakibatkan seseorang mengalami penurunan tingkat kesadaran. 
    Kecuali itu, kondisi ini juga membikin seseorang merasa mengantuk terus menerus dan terkadang mengalami disorientasi (bingung). 
    Bila orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka biarkan dia beristirahat. 
    Tetapi, konsisten pantau kondisinya, siapa tahu dia membutuhkan pertolongan.
  3. Penurunan output jantung dan volume cairan dalam pembuluh darah 
    Dalam kondisi ini seseorang terkadang mengalami takikardia, atau denyut jantung di atas normal saat beristirahat. 
    Bila orang normal berdenyut 60-100 kali per menit, maka orang yang mengalami takikardia lazimnya lebih dari 100 denyut per menit. 
    Kecuali itu, kondisi ini juga mengakibatkan seseorang mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah yang dapat mengakibatkan kegagalan organ.
    Penurunan fungsi pada metode kemih
    Pada kondisi ini, seseorang mungkin akan mengalami inkontinensia air kemih (mengompol). 
    Anda perlu menjaga orang terkasih Anda agar konsisten bersih dan kering. 
    Pakaikan popok untuk menghindari penggantian celana yang terlalu sering kali yang mungkin membuatnya tidak nyaman.
    Perubahan selera makan
  4. Tidak berharap makan
    Pada kondisi ini, lazimnya orang yang sakit keras akan mengalami penurunan selera makan dan minum. 
    Bila ini akan berakibat pada penurunan berat badan dan dehidrasi. 
    Bila seseorang mengalami hal ini, jangan memaksanya untuk makan atau minum. 
    Akan tapi, konsisten pantau asupan makanan dan cairan agar konsisten tercukupi.
  5. Mengalami kesulitan makan 
    Umumnya seseorang di kondisi ini akan mengalami sebagian kesulitan saat makan seperti makanan tidak ditelan, tersedak, dan batuk-batuk setelah makan. 
    Solusinya, Anda dapat memberi orang terkasih Anda makan makanan lunak atau makanan yang telah dihaluskan agar makanan lebih mudah dicerna.
    Perubahan pada kulit 
  6. Perubahan pada kulit dapat berupa bintik-bintik atau perubahan warna
    Umumnya, muncul bercak kehijauan atau merah gelap yang terdapat di belakang lengan atau kaki. 
    Anda perlu menjaga sprei konsisten bersih dan kering untuk menjaga kebersihan kulitnya. 
    Kecuali itu, Anda juga dapat mengoleskan lotion yang disarankan dokter untuk meringankan gejala ini.
  7. Luka dekubitus
    Luka dekubitus ialah spot nyeri yang muncul pada tubuh imbas tekanan yang terlalu besar yang terjadi pada satu area tertentu. 
    Bintik-bintik merah yang muncul pada tonjolan tulang ialah pedoman pertama luka dekubitus. 
    Meringankan tekanan pada luka dengan memiringkan tubuh pasien dapat menjadi solusi. 
    Bila orang tercinta Anda mengalami peningkatan rasa sakit atau ketidaknyamanan dengan perubahan posisi, Anda dapat menanyakan padanya posisi mana yang membuatnya nyaman.
    Gangguan metode pernafasan
  8. Adanya retensi sekret pada faring atau saluran pernafasan bagian atas  
    Umumnya ditandai dengan suara nafas yang berisik padahal tidak sedang mengalami batuk. 
    Tidur dengan posisi memiringkan kepala dapat menjadi salah satu solusi. 
    Anda juga dapat menaruh bantal kecil yang empuk di belakang leher untuk mengganjal kepalanya.
  9. Sesak nafas
    Bila orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka Anda dapat memberikan oksigen sebagai alat bantu nafas.
  10. Mengalami cheyne-stokes respirations   
    Istilah ini diterapkan untuk membuktikan pola pernafasan yang sangat tidak teratur. 
    Sekali-sekali nafas dapat sangat dalam dan pesat, tapi selanjutnya justru sangat dangkal dan lambat. 
    Arahan seseorang yang mengalami kondisi ini dapat mengalami henti nafas selama sebagian waktu. 
    Akhirnya kali kondisi ini berlangsung antara 30 detik hingga 2 menit.
    Kecuali kipas yang anginnya tidak terlalu pesat ke arah pasien dapat membantu meringankan gejala yang dirasakan. 
    Keluarga juga perlu tahu bahwa kondisi ini normal terjadi di masa-masa kritis memasuki kematian.
    Perubahan yang terjadi secara keseluruhan saat seseorang berada dalam fase memasuki kematian
    Sekali-sekali keseluruhan, seseorang yang berada dalam fase ini akan kelihatan sangat lemah dan lelah. 
    Tidak, orang hal yang demikian akan tidur dalam rentang waktu yang lebih lama. 
    Kecuali itu, seseorang juga akan mengalami kelinglungan kepada waktu, lingkungan sekitar, malah orang-orang terdekatnya. 
    Sekali-sekali, malah pasien dapat kelihatan seperti orang yang sedang koma.
    jarang, seseorang yang berada di fase ini juga akan mengatakan bahwa dia bertemu dengan orang yang telah meninggal atau mendatangi daerah-daerah asing yang tidak lazimnya diamati oleh orang lain. 

Leave a Reply